MALANG -- Dua gol yang Samsul Arif dijebloskan ke gawang Semen Padang membuat Arema Cronus bisa memenangkan pertandingan perdana grup K babak delapan besar Indonesia Super League [ISL] 2014 di Stadion Kanjuruhan , Malang , Sabtu (4-Oktober) kemarin. Bukan hanya sekadar mengantarkan tim Singo Edan meraih kemenangan , tapi ternyata Samsul juga bisa memecahkan rekor yang sudah bertahan selama 11 tahun. Rekor apakah itu?
Yup , berdasarkan catatan data yang dimiliki “Wearemania” , Samsul ternyata bisa memecahkan rekor pencetak dua buah gol Arema yang dicetak dari pemain asli Indonesia. Terakhir , pemain asli Indonesia di Arema yang mencetak dua digit gol dalam semusim yaitu Charles Isac Horik pada ekspresi dominan 2003. Pemain yang berasal dari TNI tersebut bisa mencatatkan 12 gol dan ketika ini catatan itu berhasil disamai Samsul.
Meski sebenarnya , ada nama Cristian Gonzales yang kini berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) , yang sudah mencetak sepuluh gol dan pada ekspresi dominan sebelumnya mengemas 19 gol untuk Arema. Tapi , dia tidak masuk hitungan lantaran bukan asli kelahiran Indonesia.
Sementara itu untuk pencetak gol terbanyak Arema yang berasal dari pemain lokal , masih tercatat dipegang oleh Singgih Pitono dengan 21 gol pada pagelaran kompetisi Galatama 1991/92.
"Saya bangga ternyata ada juga rekor itu di Arema. Tetapi yang terperinci saya cenderung mengabaikan rekor eksklusif alasannya yang terpenting yaitu Arema menjadi juara ," ungkap Samsul , mirip dilansir Goal Indonesia.
Lebih jauh , penyerang timnas Indonesia tersebut bersikap merendah sewaktu ditanya soal alhasil setelah sukses mencetak gol kemenangan untuk Arema di berkelahi perdana babak delapan besar. "Bukan gol sayanya yang andal , Tapi seluruh pemain Arema bisa bekerja keras. Saya senang bisa bermain di tim yang luar biasa mirip Arema , punya rekan yang sangat cantik ," tambahnya.
Sementara itu dilain pihak , agresi ciamik bomber Samsul Arif menerima kebanggaan dari menejer Arema , yakni Suharno. Menurut Suharno , penyerang kelahiran Bojonegoro tersebut sudah menawarkan kapasitasnya sebagai pemain sekelas timnas Indonesia.
"Saya tidak kaget dengan pencapaian Samsul , sebagai striker dia sudah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Sehingga dia memang pantas masuk ke timnas Indonesia [ke Piala AFF] ," ungkap Suharno.
Suharno mengungkapkan , sewaktu menghadapi Semen Padang Samsul memang bermain sesuai dengan intruksi yang dia berikan , yakni melaksanakan pergerakan dari sayap. Sosok yang direkrut Arema dari Persela Lamongan itu memang punya speed tinggi ketika mengolah bola. SHasilnya beberapa kali akselerasi dari sector sayap yang dia lakukannya bisa membuat Hengky Ardiles dan kawan-kawan berkeringat lebih deras lagi.
"Samsul memang kami mainkan mirip itu , ketika Cristian Gonzales di tengah , dia memantulkan bola untuk Samsul , ataupun ketika Gonzales diganti , Samsul akan bermain di center. Saya senang lantaran dia ternyata bisa paham apa yang kami inginkan ," Tutup Suharno , src : goal